Wednesday, October 11, 2017

Manfaat Kesehatan yang Menakjubkan Bagi Perempuan yang Menjalani Masa Iddah

No comments :

Di dalam agama Islam seorang wanita yang bercerai dari suaminya harus menunggu setidaknya tiga bulan sebelum dia boleh menikah lagi. Masa tunggu ini biasanya disebut dengan Iddah. Sedangkan bagi wanita yang menjadi janda karena ditinggal mati oleh suaminya, masa iddahnya adalah empat bulan sepuluh hari. Jika ternyata si janda hamil, maka masa iddahnya menjadi lebih panjang hingga sampai dia melahirkan.

Silakan Anda mengkaji masalah iddah ini dari sisi manapun, maka yang Anda dapatkan hanyalah kebaikan. Anda boleh mengkajinya dalam konteks Islam, atau bahkan di luar konteks islam, bidang keilmuan, atau kesehatan, semuanya pasti akan berakhir baik.


Anda akan memahami bahwa seorang wanita yang bercerai atau janda yang ditinggal mati suaminya perlu menunggu sementara waktu sebelum dia menikah lagi. Ini untuk memastikan apakah dia hamil atau tidak. Jika ternyata wanita tersebut kebetulan hamil, maka masa tunggu ini berguna untuk menentukan siapa ayah dari anak yang dikandungnya. Seandainya dia mengabaikan masa iddahnya dan segera menikah lagi, maka keraguan pasti akan terjadi tentang siapakah ayah si jabang bayi, apakah mantan suaminya terdahulu atau suami yang baru dinikahinya. Hal ini akan berdampak sangat buruk di kemudian hari.

Jika seorang wanita menikahi pria lain segera setelah dia bercerai, lalu segera melakukan hubungan intim dengan suami barunya tersebut, maka ini sama saja seperti mempersilakan virus berbahaya masuk ke sistem komputer Anda. Wanita seperti itu boleh jadi sedang mengalami beberapa ketidakseimbangan dalam tubuhnya dan penyakit menular berbahaya bisa saja ditularkan sebagai hasilnya.


Menurut ilmu kesehatan selama periode menstruasi pertama setelah perceraian, wanita tersebut menghapus 32% -35% "bekas" mantan suaminya dari dalam rahimnya. Periode kedua memungkinkan 67% -72%, dan yang ketiga menghapus hingga 99,9% "bekas" tersebut. Jadi, setelah tiga kali siklus menstruasi rahim sepenuhnya dibersihkan sehingga mempersiapkannya untuk menerima pria lain tanpa risiko cedera atau bahaya.

Sedangkan wanita yang melakukan praktik pelacuran, atau tidur dengan lebih dari satu pria berganti-ganti dipastikan akan mengalami penyakit berbahaya akibat pencampuran cairan sperma di rahimnya.

Masa iddah seorang janda yang ditinggal mati oleh suaminya lebih panjang dikarenakan waktu yang dibutuhkan untuk menghilangkan "bekas" suami tersebut lebih lama. Hal ini karena kesedihan si perempuan akan menyebabkan "bekas" itu lebih sulit untuk dihapus dari di dalam rahim. "Ia" menempel lebih kuat. Masa iddah yang lebih lama memungkinkan "bekas"  itu lenyap sama sekali dari dalam rahim sang janda.

Baca juga artikel terkait lain:

Jika seorang wanita menikah kembali segera setelah bercerai atau menjanda, ada risiko besar bahwa tubuhnya dapat menghasilkan beberapa penyakit karena perpindahan pria secara tiba-tiba.

Jadi Sahabat Populer, semakin kita merenungkan perintah Islam, semakin kita cenderung memahami alasan di balik ajarannya. Wallahu A'lam Bishawab.

No comments :

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

reno test