Saturday, June 3, 2017

Konsep Pelayanan Prima 3A Beserta Contohnya

No comments :

Tukul Riyanto, atau biasanya kita lebih mengenalnya dengan panggilan Tukul Arwana, dalam salah satu episode acara talk show yang diasuhnya, Bukan Empat Mata, pernah mengatakan bahwa, "Pelayanan yang dibutuhkan pelanggan saat ini tidak hanya berupa senyum, ramah, dan peduli. Tapi lebih daripada itu, pelanggan saat ini membutuhkan pelayanan yang cepat, murah, dan berkualitas."

Kalimat Tukul, yang notebenenya adalah seorang komedian ini tertancap, melekat, di dalam otak penulis. Meskipun beliau adalah seorang komedian sedangkan kalimat yang diucapkannya adalah bidang pelayanan atau marketing, yang tidak ada hubungannya dengan pelayanan, tapi menurut penulis kalimat itu sangat benar adanya. 

Memang, di luar sana seluruh badan usaha terus berpacu, memperbaiki, dan berusaha meningkatkan mutu pelayanan yang mereka berikan. Karena kepuasaan pelanggan adalah hal yang sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi saat ini. Mutlak! Jika tidak maksimal sudah hampir bisa dipastikan badan usaha itu akan ditinggalkan oleh pelanggan. 


Meskipun begitu, ada beberapa hal yang tetap tidak boleh berubah. Karena konsep ini merupakan konsep dasar yang sudah berlaku universal. Sama seperti halnya, semua orang pasti lebih suka memandang wajah yang tersenyum dariada wajah yang cemberut. Siapapun itu dan dimanapun dia tinggal, pasti konsepnya seperti itu.

Nah, dalam pelayanan prima pun ada konsep dasar yang sangat populer yang tidak mungkin akan berubah sampai kapanpun. Meskipun para pelayannya sudah diganti dengan mesin penjawab atau robot, konsep pelayanan ini tetap harus ada. Karena, pelayanan yang baik itu pasti dimulai dari konsep ini. Sebuah konsep yang sudah dikenal di seluruh dunia, yang biasanya disebut dengan istilah 3A.

Berikut ini adalah pelayana prima dengan konsep 3A disertai dengan contoh-contohnya. Silakan dibaca baik-baik.

1. Pelayanan prima berdasarkan konsep sikap (attitude)
Berpenampilan serasi, berbusana serasi, ekspresi wajah yang cerah, dan bersikap ramah
Berpikir positif, tidak apriori, tidak memanfaatkan kelemahan calon pelanggan
Bersikap menghargai yaitu sikap hormat dan ramah, tutur kata yang lemah lembut, dan tersenyum dengan tulus.

2. Pelayanan prima berdasarkan konsep perhatian (attention)
Mendengarkan dan memahami kebutuhan pelanggan (listening)
Mengamati perilaku pelanggan (observing)
Mencurahkan perhatian penuh kepada pelanggan (thinking)

3. Pelayanan prima berdasarkan konsep tindakan (action)
Mencatat pesanan atau kebutuhan pelanggan
Menegaskan kembali pesanan atau kebutuhan pelanggan


Mewujudkan pesanan atau kebutuhan pelanggan
Menyatakan terima kasih dengan harapan pelanggan akan datang kembali

No comments :

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

reno test