Saturday, June 10, 2017

10 Bocah yang Dijatuhi Hukuman Terlama Sepanjang Sejarah

No comments :

Masa muda seharusnya diisi dengan segala macam kegiatan positif. Belajar, menuntut ilmu, membantu orang tua, bermain, lalu belajar kembali. Tak seharusnya anak-anak muda berdiam diri atau bahkan lebih celaka lagi, berbuat kejahatan.

Namun kenyataannya, ada juga segelintir anak muda, atau lebih tepat disebut dengan bocah, yang berbuat kejahatan melebihi apa yang dilakukan oleh orang dewasa. Hal ini tentu saja menjadi sebuah kenyataan yang sangat menyedihkan dan perlu diteliti bersama agar kita tahu letak kesalahannya, selanjutnya untuk diperbaiki. Semoga di masa yang akan datang kesalahan serupa tidak akan terulang lagi.

Entah apa yang ada dalam pikiran bocah-bocah berikut ini sehingga mereka tega berbuat tindak kriminal yang mengakibatkan mereka harus mendekam di dalam jeruji besi bahkan lebih lama daripada rata-rata umur manusia yang ada di bumi saat ini.


Untuk adik-adik yang membaca tulisan ini kami harapkan jangan sekali-kali terpikir untuk berbuat kejahatan yang akan membawa kamu berurusan dengan pak polisi ya! Ingatlah, kita punya orangtua, kakak, abang, dan adik, yang menyayangi kita. Tentu saja kita tidak ingin membuat mereka malu. Malah seharusnya yang kita lakukan adalah membuat mereka merasa bangga dengan prestasi yang akan kita peroleh nanti. Jadi, adik-adik, jangan meniru tindakan 10 teman kamu yang jahat di bawah ini ya.

Baiklah Sahabat populer, berikut ini kami telah membuat daftar yang berisi 10 bocah yang dihukum penjara terlama sepanjang sejarah, yang kami kumpulkan informasinya dari berbagai sumber. Silakan dibaca sampai selesai. Jangan lupa di share jika Anda suka.

10. Eric Smith


Eric Smith dihukum karena pembunuhan tingkat dua pada tahun 1994 dan dijatuhi hukuman penjara maksimum. Pada saat itu dia masih berusia 9 tahun. Saat bersepeda ke perkemahan musim panas pada suatu malam tahun 1993, Eric membujuk Darren Robbie yang masih berusia empat tahun untuk ikut bersamanya ke hutan, menanggalkan pakaiannya, mencekiknya sampai mati, dan kemudian membenturkan kepalanya dengan batu.

Pembebasan bersyarat Eric telah ditolak sebanyak delapan kali hingga tahun 2016, dan pengajuan banding berikutnya adalah pada tahun 2018.

9. John Anthony Silva

John Anthony Silva berusia 15 tahun saat dia divonis bersalah karena melakukan pembunuhan tingkat pertama. Dia menculik temannya, mencekiknya, lalu membungkusnya dengan perban, mengikatnya dengan kabel begitu kencang sehingga temannya mati lemas. Begitu temannya meninggal, dia membuang mayat itu ke dalam septic tank. Seandainya dia sudah dewasa, dia pasti akan menerima hukuman mati. Tapi John hanya dihukum seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

8. Brian Lee Draper dan Torey Michael Adamcik

Brian Lee Draper, Torey Michael Adamcik, and Cassie Jo Stoddart.
Brian, bersama dengan teman yang membantunya, Tory Adamcik masih berusia 16 tahun saat mereka masuk ke rumah temannya, Cassie Jo Stoddart. Setelah mematikan lampu, mereka memeluk dan menikam Cassie sebanyak 29 kali. 


Mereka berdua saling menyalahkan karena pembunuhan tersebut, tapi yang jelas saat ini keduanya menjalani hukuman seumur hidup. Kemudian terungkap bahwa mereka terinspirasi oleh The Scream Franchise dan pembantaian Columbine High School.

7. Lionel Alexander Tate



Lionel adalah warga negara Amerika termuda yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Pada bulan Januari 2001, saat berusia tiga belas tahun, dia dihukum karena membunuh seorang gadis yang masih berusia 6 tahun, di Florida. Menurutnya, mereka sedang bercanda dan bergumul lalu ia memasukkan kepala si gadis ke bawah meja dan tak bisa keluar. Kemudian dia menginjak-injak tubuh sigadis  hingga menghancurkan livernya.

6. Joshua Earl Patrick Phillips


Phillips dihukum penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat. Pada bulan Juli 1999, Joshua Phillips, yang masih berusia 14 tahun, memukul baseball yang kemudian mengenai seorang gadis tetangganya yang masih berusia 8 tahun. Lalu, dia menyeret si gadis ke kamarnya, mencekiknya dengan kabel telepon selama 15 menit, memukulnya lagi dengan stick baseball, dan terakhir, menusuknya 11 kali.

Setelah si gadis lenyap, pencarian pun dimulai hingga selama seminggu, sampai ibu Joshua menemukan kasur air si Joshua telah bocor dan menemukan tubuh gadis malang itu di dalamnya. Dia telah membunuh sigadis dengan kejam, lalu kemudian tidur di atas mayatnya.

5. Ashlee Anne Rose Martinson


Sulit dipercaya bahwa seorang gadis bisa masuk ke daam daftar ini karena membunuh orangtuanya secara brutal. Ashlee Martinson telah memposting sebuah puisi tentang penyiksaan dan pembunuhan orang-orang di hutan. Lalu, ketika orang tuanya ditemukan tewas di rumahnya, para penyidik ??mengalihkan perhatian mereka kepadanya. Dia mencoba melarikan diri ke Indiana, bersama pacarnya. Dia ditangkap dan mengaku bahwa dia menembak ayah tirinya dan kemudian menikam ibunya lebih dari 30 kali. Saat ini dia menjalani hukuman 120 tahun penjara.

4. Ahmed Mansour Karni

Percaya atau tidak, pemerintah Mesir telah menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada anak ini karena melakukan empat pembunuhan, percobaan pembunuhan, perusakan harta benda, dan mengancam petugas polisi. Semua ini dilakukannya sebelum usianya dua tahun! Dia hanya seorang balita pada saat pertama kali membunuh seseorang. 


Ahmed Mansour Karni dihukum karena terlibat dalam kerusuhan mematikan yang dilakukan pada 2014,  padahal saat itu dia baru berumur 2 tahun.
Ia lahir pada tahun 2012 dan berada di antara 150 terdakwa lainnya yang dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara.

3. Eddie Devine



Devine mengaku bersalah melakukan pembajakan mobil, perampokan bersenjata, penculikan dan penyerangan seksual. Dia baru berusia 13 tahun saat dia dan temannya memaksa seorang wanita masuk ke mobil mereka dan membawanya berkeliling. Sementara salah satu dari mereka memperkosa dan memukul si wanita dengan kantong es. Untungnya, wanita itu bisa lolos saat mereka berhenti di SPBU untuk mengisi bensin.

Eddie menerima hukuman 30 tahun untuk pembajakan mobil, 30 tahun untuk perampokan bersenjata, 30 tahun untuk penculikan, dan 30 tahun lagi untuk penyerangan seksual. Totalnya, dia menerima hukuman selama 120 tahun.

2. Kenneth Young

Ketika Kenneth berusia 15 tahun,  penyalur narkoba untuk ibunya mengancam keluarganya. Sehingga dia memutuskan untuk mengendalikan situasi tersebut dengan membantu si pengedar narkoba melakukan perampokan bersenjata. Namun keduanya ditangkap saat melarikan diri dari sebuah perampokan di Georgia. si penyalur narkoba mendapat hukuman seumur hidup. Sedangkan Kenneth menerima 3 hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat! Hal ini sangat kejam mengingat dia hanya seorang anak kecil yang terpaksa melakukan kejahatan karena terpaksa. Saat ini Kenneth dijatuhi hukuman mati.

1. Travion Blount


Travion masih berusia lima belas tahun saat menerima 6 kali hukuman seumur hidup. Dia bersama dua remaja lainnya yang berusia 18 tahun memploroti belasan remaja pada sebuah pesta rumah. Dia merampas uang, HP, dan ganja, sambil menodongkan senjata. Tidak ada korban, namun kejahatan tersebut dilakukan dengan sangat serius. Temannya yang 18 tahun mengaku bersalah dan bersedia menjalani tuntutannya. Namun Travion diadili dan dinyatakan bersalah. Dia menerima 118 tahun penjara tanpa pembebasan bersyarat karena memiliki 24 pucuk senjata api, 2 tindak pidana perampokan bersenjata, dan penculikan. 

Apakah yang salah dengan anak-anak ini? Pola asuh, pemikiran, atau pengaruh lingkungan? Di sisi lain, menurut Anda apakah hukuman yang dijatuhkan kepada mereka terlalu kejam, sepadan, atau malah ringan?
Silakan di-share jika Anda suka.

No comments :

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

reno test