Breaking News
recent

Istilah-istilah Bisnis untuk Berat Pembungkus (Tarra)

 

Jika disebut istilah bruto dan netto, penulis yakin hampir semua orang Indonesia yang sudah tamat sekolah dasar tahu artinya, yakni berat kotor dan berat bersih. Tapi, apakah Anda tahu bahwa pada saat Anda menimbang sekarung beras itu ada berat yang disebut dengan berat tarra namanya? Nah, penulis yakin, hanya sebagian kecil saja diantara kita yang tahu dengan istilah satu ini.

Jika saat ini Anda bekerja pada bidang yang berhubungan dengan pengepakan, pembungkusan, pengemasan, marketing, dan adminsitrasi bisnis, maka Anda wajib menguasai macam-macam istilah berat pembungkus (tarra). Jangan sampai Anda gagal melakukan deal-deal yang menguntungkan perusahaan hanya dikarenakan Anda tidak menguasai Isitlah-itilah yang sebetulnya sepele ini.

Baca juga: Istilah-Istilah Bisnis Untuk Potongan Harga dan Cara Pembayaran

Anda tak perlu masuk perguruan tinggi hanya untuk memahami macam-macam istilah tarra. Anda cukup membacanya di sini, di Bacaan Populer. Insya Allah kami akan memberikan gambaran sesederhana mungkin, dengan definisi dan contoh yang mudah dipahami, dan dengan kata kunci untuk memudahkan Anda mengingatnya pada saat Anda praktik di lapangan.

Sebelum menguasai ke empat istilah berat pembungkus yang akan kita bahas di bawah ini, ada baiknya Anda pahami dulu tiga istilah berikut:

Tarra = berat pembungkus/goni (bruto - netto)
Bruto = berat kotor (tarra + netto)
Netto = berat bersih (bruto - tarra)

Nah, untuk tidak memperpanjang mukadimah, mari Sahabat, kita mulai kajian tentang istilah-istilah bisnis yang berhubungan dengan berat pembungkus (tarra) ini.


1. Tarra Netto
Kata kunci - Setiap pembungkus ditimbang
Setiap pembungkus sebelum dimasukkan barang harus ditimbang terlebih dahulu, dapat berat tarra. Setelah itu diisi barang, lalu ditimbang kembali, dapat berat bruto. 
Bruto - tarra = netto.

2. Tarra Asli/Produksi
Kata kunci - Tarra disesuaikan dengan tarra dari pembungkus pertama
Hanya pembungkus pertama yang ditimbang, dapat berat tarra. Setelah itu diisi barang, lalu ditimbang kembali, dapat berat bruto. 
Bruto - tarra = netto.
Sedangkan pembungkus berikutnya tidak ditimbang lagi. Tarra disesuaikan dengan berat tarra dari pembungkus pertama yang ditimbang. 
Baca juga: Rumus Angka Kecermatan dan Angka Pemakaian dalam Kearsipan

3. Tarra Uso/Kebiasaan
Kata kunci - Tarra ditetapkan oleh kebiasaan setempat
Tidak ada satu pembungkuspun yang ditimbang. Tarra telah ditetapkan oleh kebiasaan setempat. Pembungkus langsung saja diisi barang, lalu ditimbang, dapat berat bruto.
Bruto - tarra = netto.
Begitu juga dengan pembungkus-pembungkus selanjutnya.

4. Tarra Undang-Undang
Kata kunci - Tarra ditetapkan oleh undang-undang
Tidak ada satu pembungkuspun yang ditimbang. Tarra telah ditetapkan oleh undang-undang yang berlaku. Pembungkus langsung saja diisi barang, lalu ditimbang, dapat berat bruto.
Bruto - tarra = netto.
Begitu juga dengan pembungkus-pembungkus selanjutnya.

Baca juga artikel menarik lainnya:
14 Kata Anti-mainstream

Nah, Sahabat Populer, gampang bukan? Bisa 'kan menghafalnya dalam 4 menit?
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.