Breaking News
recent

5 Hewan yang Memiliki Kemampuan Menyembuhkan Luar Biasa


Semua hewan di dunia ini dilahirkan lengkap dengan kemampuan mempertahankan diri dari serangan hewan lain, manusia, atau iklim yang ekstrim. Mereka juga punya kemampuan untuk mengurus, merawat, dan menyembuhkan diri mereka sendiri. Dengan kemampuannya itulah mereka bisa bertahanan dan memastikan kelangsungan hidup spesiesnya. Tak jarang, kemampuan yang dimiliki hewan ini dimanfaatkan pula oleh manusia untuk mengobati dan menyembuhkan berbagai penyakit.

Para ilmuwan terus-menerus melakukan penelitian untuk menemukan sumber daya pengobatan yang ada pada berbagai varietas hewan yang ada di dunia. Sumber pengobatan hewani tersebut lalu diuji secara klinis berkali-kali di dalam laboratarium untuk menemukan unsur-unsur yang dikandungnya agar bisa dikembang pada masa yang akan datang, baik secara alami atau secarta sintetis.


Tentu saja kita semua berharap bisa mengambil manfaat kesehatan yang banyak dari hewan tanpa harus menyebabkan hewan tersebut punah karena terlalu banyak dimanfaatkan. 

Setelah melakukan penelitian selama ribuan tahun akhirnya para peneliti sepakat bahwa ada 5 hewan yang memiliki kekuatan menyembuhkan paling luar biasa dibanding hewan lain di dunia ini. Mereka mampu merawat, merehabilitasi, dan mengobati penyakit manusia. Lima hewan tersebut adalah hewan yang memiliki hubungan sangat dekat dengan keseharian kita. Berikut ulasan lengkapnya.


1. Anjing


Kemampuan Menyembuhkan: Air liur anjing ditemukan sangat mujarab untuk menyembuhkan luka. Selain itu, gerakan lidah anjing pada saat menjilat dapat mengendurkan kulit kering atau darah kering yang terdapat pada permukaan luka.


Menurut ilmu pengetahuan: Para peneliti telah menemukan protein yang disebut dengan factor penumbuhan saraf (Nerve Growth Factor/NGF) dalam air liur anjing, sehingga luka yang diobati dengan NGF dua kali lebih cepat sembuh daripada dibiarkan.

2. Ular

Malayan pit Viper
Kemampuan Menyembuhkan: Protein yang terdapat dalam racun ular tanah Thailand/Malaysia (Malayan pit Viper - Calloselasma rhodostoma) dapat membantu mengobati stroke dan mencegah pembekuan darah.

Menurut ilmu pengtahuan: Jika digigit oleh berbisa cara yang paling efektif untuk mengobatinya adalah dengan menggunakan racun yang terdapat pada bisa ular itu sendiri. Protein yang disebut ancrod telah ditemukan pada racun Malayan pit viper, protein ini mampu melarutkan pembekuan darah yang menyebabkan stroke selama enam jam setelah gejala awal stroke. Saat ini, racun Malayan pit viper telah banyak digunakan di Eropa untuk mengobati pasien dengan pembekuan darah vena, dan untuk mencegah gumpalan darah setelah operasi.

3. Kucing


Kemampuan Menyembuhkan: Dengkuran kucing pada saat mereka tidur dapat memperbaiki patah tulang.


Menurut ilmu pengtahuan: Frekuensi 20 sampai 50 Hertz membantu dalam mempercepat proses penyembuhan cedera tulang. Getaran dengkuran kucing, yang berkisar 20-140 Hertz, dapat membantu menyembuhkan cedera jaringan lunak untuk ligamen, tendon, dan otot.

4. Lebah


Kemampuan Menyembuhkan: Lebah adalah tulang punggung dari ekosistem alam ini, memberikan manusia berbagai sumber makanan. Serbuk sarinya adalah makanan yang sempurna, mengandung hampir semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Menurut ilmu pengtahuan: Serbuk sari lebah kaya dengan protein, vitamin, mineral, asam lemak, dan bioflavonoid yang anti-virus, anti-bakteri, dan membantu dalam menurunkan kolesterol. Serbuk sari juga mengandung setidaknya 20 asam amino yang membangun sel-sel sehat.

5. Hewan peliharaan - Anjing, Kucing, Kelinci, dan Tikus Belanda

Tikus Belanda
Kemampuan Menyembuhkan: Hewan peliharaan rumah tangga yang ditulis di atas mampu meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi.


Menurut ilmu pengtahuan: Bayi yang selalu bersama dan bermain dengan hewan peliharaan rumah selama enam bulan pertama hidup mereka memiliki peluang yang lebih rendah terkena penyakit alergi dan asma daripada bayi lain. Anak-anak yang bermain dengan hewan peliharaan juga cenderung lebih sedikit terkena pilek dan infeksi telinga selama tahun pertama hidup mereka.
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.