Breaking News
recent

6 Cara Sederhana Membahagiakan Kakek dan Nenek


Saat memasuki usia pensiun biasanya orangtua sudah ditinggalkan oleh anak-anak mereka yang beranjak dewasa. Ada diantaranya yang melanjutkan kuliah ke kota lain, ada yang bekerja di negara lain, dan ada juga yang telah membina rumah tangganya sendiri di kota lain. Tinggallah mereka berdua mengisi hari dengan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup, beribadah, dan menikmati hari tua.

Seberapa banyakpun harta yang mereka miliki berkat kerja keras mereka pada saat masih muda -yang mungkin berjumlah miliaran rupiah- namun mereka tetaplah manusia, yang akan merasa kesepian ketika anak-anaknya tidak lagi berada di rumah. Pada saat itu, harta dan kekayaan tidak begitu banyak lagi membantu untuk membuat mereka menjadi orangtua yang lebih bahagia. Gurau senda, tertawa bersama, berkomunikasi, dan menjadi lebih dekat dengan anak-anak, itulah hal yang paling mereka inginkan

Namun, anak-anak seringkali memiliki kesibukan mereka sendiri. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan tepat waktu. Mereka juga sekarang sudah punya keluarga sendiri yang harus diurus. Selain itu, mereka juga ingin memiliki waktu untuk diri mereka sendiri. Akhirnya, mereka tak lagi memiliki waktu yang bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan orangtuanya. Oleh karena itulah kakek dan nenek biasanya lebih memilih untuk menjalin hubungan lebih dekat dengan cucu-cucu mereka.


Nah, seandainya saat ini Sahabat Populer adalah salah seorang yang bergelar cucu, maka ada beberapa cara sederhana yang bisa Sahabat lakukan untuk membuat kakek dan nenek merasa bahagia menjalani hari-hari mereka. Takkan ada lagi rasa sepi, yang ada hanyalah rasa bersyukur karena telah dianugerahkan keluarga yang menyayangi mereka dihari tuanya.

Berikut ini Bacaan Populer telah membuat daftar yang berisi 6 cara sederhana yang bisa sahabat lakukan untuk membuat kakek dan nenek merasa happy, yang kami petik dari goodnet.org. Silakan disimak, dan segera praktekkan! Insya Allah manjur.

1. Membuat album photo keluarga


Ayo kreatif, buat album photo keluarga yang di dalamnya ada photo kakek, nenek, dan anggota keluarga besar kita semuanya. Ajak Kakak, abang, sepupu dan keponakan untuk mendesign sampulnya.

2. Teleponlah mereka sesering yang Anda bisa, untuk mengatakan I Love You



Sekarang kan banyak provider yang memberikan fasilitas menelepon murah. Bahkan, banyak juga aplikasi yang menyediakan panggilan bebas pulsa. Nah, manfaatkan itu. Teleponlah kakek dan nenek secara rutin. Tiga hari sekali, seminggu sekali, atau sepuluh hari sekali pun tak masalah. Katakan, "Adek rindu sama kakek dan nenek. Pengen main ke sana."

3. Merencanakan liburan keluarga


Jika bapak dan ibu ada rencana ingin mengadakan liburan keluarga, minta mereka untuk mengajak kakek dan nenek bersama. Kakek dan nenek pasti akan senang sekali menjadi bagian dari kehidupan bahagia keluarga Anda.

4. Memasak dengan resep rahasia keluarga



Sekali-sekali mengajak mereka makan di tempat mewah tentu sangat bagus. Namun, akan jauh lebih menantang jika Anda berani mengajak kakek dan nenek makan di rumah untuk menikmati masakan Anda dari resep rahasia keluarga, turun-temurun. Tentu saja hal ini akan membangkitkan nostalgia keluarga.

5. Buatlah sebuah video wawancara 


Wawancaralah mereka tentang pengalaman hidup yang mereka lalui dan rahasia keluarga bahagia! Setelah itu, edit sebaik mungkin. Berikan catatan-catatan kreatif dan gokil yang akan semakin mendramatrisir hasilnya. Setelah jadi, nikmati bersama keluarga besar Anda.

6. Install video chat di ponsel atau latpop mereka


Kebanyakan kakek dan nenek kurang familiar dengan teknologi. Jadi, ajarilah mereka untuk menggunakan aplikasi yang mudah dan friendly untuk melakukan atau menerima video call. Baik dengan menggunakan ponsel atau laptop. Tentu saja ini akan membuat mereka semakin sayang dengan Anda. 


By the way, kakek dan nenek Sahabat masih hidup dan sehat 'kan? Jika sudah tiada, maka perbanyaklah doa untuk mereka agar mereka senantiasa ditempatkan di tempat yang mulia di sisi-Nya, amin.
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.