Breaking News
recent

10 Festival Wajib Kunjung Untuk Mengisi Liburan


Libur akhir tahun telah tiba. Ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu, karena pada momen ini kita bisa melakukan hal-hal menyenangkan yang tidak bisa kita lakukan pada saat hari kerja.

Kemana tujuan yang ingin Anda kunjungi untuk mengisi hari libur dan menyambut tahun baru? Apakah Anda akan pulang kampung, berpelesir ke luar negeri, mengunjungi tempat wisata, atau hanya berkumpul di rumah saja bersama keluarga? Kemanapun itu, tidak jadi masalah jika itu memang hal yang menyenangkan bagi Anda.

Namun, jika Anda belum memiliki rencana untuk berkunjung ke sebuah tempat ada baiknya Anda melihat daftar yang berisi 10 festival di dunia yang kami buat berikut ini. Siapa tahu salah satu atau dua diantaranya ada yang bertepatan waktunya dengan libur panjang Anda. Tapi memang banyak diantara festival di bawah ini yang berlangsung tidak pada saat liburan akhir tahun. Tidak jadi masalah, Anda bisa memasukkannya ke dalam daftar wajib kunjung pada masa yang akan datang. Hal yang harus anda lakukan saat ini adalah menabung, agar nantinya Anda betul-betul bisa mewujudkan impian Anda untuk mengunjungi festival di bawah ini tanpa mengalami masalah finansial.


Berikut ini adalah 10 Festival yang harus masuk dalam daftar wajib kunjung silahkan disimak dan lihat tanggal pelaksanaannya.

1. Festival Balon Internasional Albuquerque


Mata Anda akan dibuat terpana memandang ratusan balon raksasa dilepas di udara dan membuat sebuah pemandangan yang menakjubakan. Festival Balon Internasional Albuquerque berlangsung setiap tahun selama bulan Oktober di New Mexico. Pada momen tersebut, sekitar 750 balon udara akan dilepaskan ke langit selama sembilan hari. Warna-warninya yang indah akan membuat sebuah pemandangan yang menakjubkan. Festival Balon Internasional Albuquerque dikatakan sebagai festival yang paling banyak difoto di dunia.

2. Carnival - Festival musik, tari Samba, dan parade

Empat puluh hari sebelum dimulainya Paskah dan Prapaskah, Masyarakat Brasil turun ke jalan untuk melakukan parade yang sangat luar biasa; berpesta, bermusik, dan menari samba. Perayaan ini untuk mengingat kembali tahun 1640-an, ketika warga sipil mengadakan acara untuk menghormati dewa-dewa anggur Yunani tepat, sebelum hari Rabu yang berdebu (Ash Wednesday)

Saat ini jutaan orang dari seluruh dunia berbondong-bondong ke Rio de Janeiro, Brasil, untuk ikut perayaan. Semua orang akan mengadakan kegiatan pesta di setiap sudut jalan. Peserta dianjurkan untuk mengenakan kostum yang cerah. Mereka benar-benar boleh melakukan apa saja tanpa harus merasa tabu.

3. Dia de los Muertos



El Dia de los Muertos atau festival hari kematian, adalah hari yang dirayakan negara Meksiko dan komunitas masyarakat Meksiko yang berada di seluruh dunia. Mereka berkumpul dengan orang-orang tercintanya untuk menghormati keluarga dan teman-teman yang telah meninggal dunia.

Pada hari itu, mereka akan mengadakan tradisi membuat altar di kuburan dengan tengkorak gula, permen, boneka, bunga, dan makanan favorit oeang yang meninggal. Mereka percaya bahwa kematian bukanlah suatu alasan untuk berduka, tapi dilihat sebagai bagian dari kehidupan. Seperti kelahiran, masa kanak-kanak, dan dewasa.

Mereka percaya dalam Dia de Los Muertos, orang yang telah meninggal itu akan ikut ambil bagian di dalam event bersama masyarakat dan peserta untuk bersama-sama merayakannya.

4. Festival Malam Putih

Jika Anda merencanakan perjalanan ke St. Petersburg, Rusia, Anda pasti tidak ingin melewatkan Festival Malam Putih (White Night atau Bili Nochi dalam istilah Rusia). Disebut White Night atau Malam Putih, karena kondisi malam pada waktu terjadi fenomena ini berbeda dari biasanya. Keadaan malam terang benderang seperti siang, karena matahari telat tenggelam atau tenggelam setelah larut malam. Malam Putih biasanya terjadi pada puncak musim panas di St Petersburg, sekitar tanggal 22 Juni – 23 Juni setiap tahunnya.

Pada Malam Putih, bermacam-macam festival dan lomba digelar. Pertunjukan musik, tarian dan opera meramaikan festival Malam Putih ini. Ada juga pagelaran teater kecil dan balet, acara jogging di tengah malam, pertunjukkan menyaksikan jembatan yang tutup-buka, menyaksikan penayangan film-film khas Rusia di jembatan yang beralih fungsi menjadi TV raksasa, dan masih banyak lagi.

5. Holi - Festival Warna 


Holi atau Festival Warna adalah festival awal musim semi yang dirayakan di India, Nepal, Bangladesh, dan negara-negara yang memiliki penduduk beragama Hindu: Suriname, Guyana, Afrika Selatan, Trinidad, Britania Raya, Mauritius, dan Fiji.

Puncak perayaan Holi disebut Dhulheti, Dhulandi, atau Dhulendi. Pada hari itu, orang merayakan Holi dengan saling melemparkan bubuk berwarna-warni atau saling menyiramkan air berwarna-warni.

6. La Tomatina

Di Spanyol, salah satu festival  yang paling meriah setiap tahun adalah La Tomatina. Sebuah acara di mana pesertanya akan saling melemparkan buah tomat. Ini adalah salah satu perang makanan terbesar di dunia. Dalam festival ini para peserta tidak hanya melakukan lempar tomat saja, tetapi mereka juga akan melakukan perang air (karena peserta juga perlu membersihkan noda tomat yang menempel), dan menari.

7. Festival Lampion Pingxi


Pingxi adalah sebuah area pedesaan yang terdapat di daerah Timur New Taipei. Setiap tahunnya diadakan festival lampion yang melibatkan jutaan orang dari berbagai penjuru daerah dan negara.

Festival ini pertama kali diadakan pada tahun 1999 dan terus berlanjut sampai sekarang. Perayaan Tahun Baru Cina di Pingxi dirayakan dengan menerbangkan lampion ke angkasa sebagai perantara doa.

Lampion di Pingxi mempunyai sejarah yang menarik. Pada jaman dulu, orang-orang desa yang menjadi petani di gunung beresiko terbunuh atau dirampok. Untuk mengabarkan pada keluarganya bahwa mereka baik-baik saja, mereka kemudian menerbangkan lampion sebagai tanda bahwa mereka selamat.

Sekarang, lampion-lampion tersebut dihiasi dengan gambar pemilik, doa, dan keinginan pemiliknya dengan harapan akan mendapatkan tahun baru yang cerah.

8. Festival Burning Man

Setiap tahun, ribuan orang berkumpul di gurun Black Rock di Nevada, mulai dari hari Minggu terakhir pada bulan Agustus hingga hari Senin pertama pada bulan September. Kegiatan ini dilaksanakan untuk merangkul individualitas dan kreativitas mereka. Nama Burning Man berasal dari patung kayu raksasa yang berbentuk manusia yang dibakar pada hari Sabtu malam.

Burning Man berfokus pada kegiatan mengekspresi diri, eksperimen, komunitas, seni, cinta diri, tanggung jawab masyarakat, dan dekomodifikasi. Para peserta dalam festival ini akan bertemu dengan peserta lain dari komunitas yang sama dan melakukan tukar menukar hadiah, ide, dan percakapan.

9. Festival Internasional Salju dan Es Harbin



Ini adalah sebuah festival seni yang sangat luar biasa yang diadakan di Harbin, Heilongjiang, China. Festival dibuka secara resmi tanggal 5 Januari, dan berlangsung selama sebulan penuh. Festival ini mampu menarik perhatian penduduk setempat dan pengunjung dari seluruh dunia.

Di dalam festival ini akan dihadirkan patung es raksasa dan luar biasa rumit pembuatanya, ice skating, naik kereta salju, dan banyak lagi kegiatan musim dingin lainnya. Ini adalah sebuah festival salju terbesar didunia.  Pada awal-awal dulu festival ini hanya diisi dengan kegiatan tradisi-tradisi Cina. Tapi sekarang menjadi ajang internasional internasional yang bisa di nikmati oleh siapa saja dari seluruh dunia.

Para tamu bisa menikmati pameran yang diadakan di 3 lokasi utama, yakni, Taman Pulau Matahari untuk pahatan es dan salju; Dunia Salju dan Es (Bingxue Gong) untuk replika bangunan dari balok-balok es dan salju; serta Taman Zhaolin untuk lampion es. Pameran ini dimeriahkan dengan lampu berwarna-warni, musik, dan pesta kembang ap

10. Festival Musik Glastonbury



Festival musik di Glastonbury, Inggris, adalah even yang harus dafra wajib kunjung bagi pecinta festival musik. Sebuah festival seni pertunjukan, yang paling dikenal untuk musik kontemporer, tari, komedi, teater, sirkus, kabaret dan seni lainnya. Ratusan ikon budaya pop akan disajikan selama 3 hingga 4 hari dalam rangkaian konser outdoor. Para pengunjung akan berkemah di sana dengan tenda-tenda dan mobil caravan. Para pengunjung acara ini telah mencapai 175.000 orang pada beberapa tahun terakhir.
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.