Friday, November 25, 2016

15 Kata-kata Terakhir Selebritis Legendaris Dunia

No comments :

Hampir seluruh momen yang terjadi dalam hidup orang-orang terkenal terus didokumentasikan dalam film, buku, dan yang pasti, media sosial. Hampir semua yang mereka ucapkan dapat kita temukan online hingga berpuluh-puluh bahkan ratusan tahun mendatang.

Pada saat sang idola meninggal, salah satu hal yang paling umum yang ingin kita ketahui adalah apa kata-kata terakhir mereka? Selama ini kita telah mendengar, membaca, dan mengetahui hampir semua kata-kata yang mereka ucapkan. Jika kita adalah seorang fans berat sang idola kita bahkan bisa menebak apa kata yang akan diucapkan sang idolah sebelum dia betul-betul mengucapkannya. Jadi, apa kata-kata yang mereka ucapkan ketika mereka akan pergi jauh dan tak akan kembali lagi?

Kata-kata terakhir tampaknya menjadi refleksi dari seluruh kehidupan, atau ringkasan dari semua momen yang paling memberikan warna hidup seseorang.

Beberapa kali kita telah memetik dan menjadikan kata-kata terakhir seseorang sebagai bimbingan, rujukan, dan kata-kata mutiara yang terus kita ingat dan kita ulang-ulang. Tak jarang pula peninggalan mereka yang paling berkesan bagi kita ternyata adalah kata-kata terakhirnya itu. 


Namun kadang-kadang kata-kata terakhir seseorang benar-benar tak bisa ditebak dan berlawanan dari apa yang kita duga. Hal itu tentu saja akan membuat kita terkejut. Bisa jadi itu adalah sebuah kejutan yang indah, tapi bisa jadi jadi juga itu adalah sebuah kenyataan pahit yang tak bisa kita ingkari.

Berikut ini adalah kata-kata terakhir dari 15 selebriti legendaris dunia. Beberapa dari mereka mengucapkan kata-kata yang sangat mendalam, menyentuh, dan tragis. Sahabat Populer, Ayo sama-sama kita simak. Barangkali ada beberapa diantaranya yang sangat mengejutkan Anda.

15. Jimi Hendrix – “Until we meet again.”


Karir bermain gitar Jimi Hendrix hanya berlangsung selama 4 tahun, namun dia telah memberikan dampak besar pada musik dan dianggap sebagai ikon.

Musisi hebat yang yang berumur pendek, meninggal pada usia 27 tahun. Penyebab kematiannya karena overdosis obat dan tersedak muntah. Terlepas dia memang bunuh diri atau tidak, karena telah meminum pil tidur 18 kali lebih banyak dari yang seharusnya.

Pada saat itu dia sedang berada di sebuah hotel di London. Catatan yang ditemukan di samping meja baca yang terletak di samping tempat tidur nya bertuliskan, "Kisah hidup lebih cepat dari kedipan mata. Kisah cinta hanyalah sebatas halo dan selamat tinggal, sampai kita bertemu lagi."

Sangat menarik dan sangat puitis.

14. Marvin Gaye – “I made him do it.”


Marvin Gaye dikenal sebagai "Prince of soul." Anda mungkin pernah kenal  dengan lagunya, "Sexual Healing" dan "Lets Get It On."
Kehidupan legenda musik beraliran R&B dan soul era tahun 60 dan 70-an ini sangat tragis, seperti sebuah kisah dalam film drama. Marvin tewas satu hari sebelum ulang tahunnya, oleh ayahnya sendiri.

Pertengkaran antara ayah dan anak berlangsung begitu sengit. Dan kata-kata terakhir Marvin pada ibunya adalah, "Ayah membenci saya dan saya tidak pernah kembali lagi." Ayahnya meraih pistol revolver (hadiah dari Marvin untuknya yang dibeli pada hari natal sebelumnya), dan legenda R&B itupun ditembak.

Saudara Marvin, yang tinggal di sebelah, menulis dalam sebuah memoar bahwa ia memegang saudaranya saat sekarat. Marvin berkata, "Aku telah mendapatkan apa yang aku inginkan ... Aku tidak bisa melakukannya sendiri, jadi aku membuat dia melakukannya."

13. Selena – “Yolanda, in room 158.”


Selena adalah seorang penyanyi Tejano legendaris, memenangkan Grammy pada tahun 1994 dan mendominasi Billboard chart. Sayangnya, kehidupannya sangat tragis dan meninggal diusia yang masih sangat muda, sebelum ulang tahunnya yang ke-24, ketika ia ditembak di sebuah motel.

Kata-kata terakhirnya adalah, "Yolanda, di kamar 158," mengungkapkan pembunuhnya. Yolanda Saldivar adalah pencipta fan club Selena. Dia telah berhubungan dekat dengan Selena, dan ditunjuk sebagai agen dan pengelola butik sang diva. Dia telah berutang kepada Selena uang $ 10 ribu, dan ketika Selane memintanya membayar, dia selalu beralasan. Bahkan lebih jauh, dia mengatakan kata-kata kotor. Setelah menembak sang diva, Yolanda berusaha melarikan diri. Namun tertangkap dan menjalani hukuman penjara seumur hidup.

12. Whitney Houston – “.... to see Jesus.”


Whitney Houston, siapa yang tidak kenal dengan penyanyi yang memiliki suara tinggi dan vibrato yang sempurna ini. Dia telah menjadi bintang yang menginspirasi banyak penyanyi yang menginginkan vokal sempurna, terutama pada saat melantunkan nada-nada tinggi yang penuh vibra. Bahkan setelah dia meninggal banyak penyanyi yang masih meniru gaya vokalnya.

Meskipun begitu berbakat, terkenal dan sukses dalam karirnya, Sayangnya Whitney memiliki kehidupan yang tragis. Dia memiliki hubungan yang kontroversial dengan Bobby Brown, yang kemudian bercerai pada tahun 2007. Dia juga mengaku menjadi pecandu narkoba. Tapi untunglah keadaan mulai berjalan baik baginya mulai tahun 2007. Whitney kembali masuk studio, dan memerankan film baru , dan dijadwalkan untuk tampil di sebuah pesta pra-Grammy.

Namun siapa sangka, dia ditemukan tewas di bak mandi. Penyebab kematiannya adalah kecelakaan tenggelam, dengan penggunaan kokain sebagai faktor utamanya. Pada hari-hari menjelang kematiannya, Whitney memberitahu teman-temannya bahwa dia akan "melihat Yesus." Mungkin dia tahu (atau bahkan menginginkan) apa yang selanjutnya terjadi padanya.

11. Leonard Nimoy – “A life is like a garden…”


Leonard Nimoy akan selamanya dikenang sebagai Mr Spock, karakter yang dimainkannya selama bertahun-tahun, dalam film Star Trek. Para fan sedih mendengar kematiannya pada usia 83, pada bulan Februari 2015.

Dia mengidap Penyakit Paru Obstruktif Kronik, yang diumumkannya di Twitter pada tahun sebelum kematiannya. Penyakit ini disebabkan oleh merokok. Oleh karena Nimoy meminta para penggemarnya untuk berhenti merokok. Tweet terakhirnya adalah, "Hidup ini seperti sebuah taman. moment sempurna pada saat memilikinya, tapi itu tidak awet, kecuali hanya dalam memori. LLAP." Sebuah kalimat yang sangat mendalam.

10. Amy Winehouse – “I don’t want to die.”


Amy Winehouse terkenal dengan lagu-lagunya tentang kecanduan alkohol yang dideritanya, Namun dia tidak ingin pergi ke pusat rehabilitasi untuk dirawat. Tentu saja hal Ini sangat disayangkan, ia menolak bantuan yang sebetulnya sangat dibutuhkannya.

Pada tahun 2011, penyanyi berbakat ini ditemukan tewas, dengan dua botol vodka kosong di sampingnya. Penyebab kematian adalah keracunan alkohol. Dokter pribadinya melihatnya pada malam sebelumnya, dan menurut si doktor kata-kata terakhir Amy adalah, "Saya tidak ingin mati." Rupanya, Amy ingin sekali bebas dari jerat alkohol, namun selalu saja ia kembali meminumnya karena "merasa bosan." 


Hal ini sungguh sangat disayangkan karena sebetulnya dia bisa menggunakan energi yang dimilikinya untuk fokus dalam kariernya dalam bermusik. Dia terlalu singkat menjalani kehidupan populernya.

9. George Harrison – “Love one another.”


George Harrison adalah gitaris dan anggota termuda dari grup musik legendaris, The Beatles. Dia berjuang melawan kanker mulai tahun 1997. Dia didiagnosis dengan kanker tenggorokan dan itu disebabkan oleh rokok.

Pada tahun 2001, ia dirawat karena kanker paru-paru, dan terus menjalar ke otaknya, yang menjadi penyebab kematiannya pada tahun yang sama. Kata-kata terakhir dari anggota The Beatles yang dikenal dengan pendiam ini adalah, "Cintailah satu sama lain." 

Kalimat itu begitu masuk akal karena dia adalah pemeluk agama Hindu dan spiritualitas (bahkan berlatih meditasi, dan mencoba untuk hidup sedamai mungkin). Tiga kata sederhana namun betul-betul meyentuh, dan sebetulnya diajarkan oleh semua agama.

8. Bob Marley – “Money can’t buy life.”


Bob Marley dikenal sebagai salah satu musisi terbesar sepanjang masa. Penyanyi Jamaika yang mempopulerkan musik reggae sejak tahun 1970-an. Dia meninggalkan kita dengan karya-karya hitsnya yang santai yang masih dapat didengar di radio-radio. Kita mungkin tidak akan pernah bosan mendengar lagu-lagunya, seperti "Jamming", "Tiga Little Birds" dan "One Love."

Jika Anda memperhatikan lirik-liriknya Anda akan menyadari bahwa dia adalah orang yang senang dengan hal-hal kecil dan sederhana. Lihatlah di sosial media, Anda akan menemukan ribuan orang masih me-repost lirik-liriknya yang sederhana meskipun dia telah meninggal 3 dekade lebih.

Dia meninggal diusia 36 setelah berjuang melawan kanker selama empat tahun. Kata-kata terakhirnya, saat berbicara kepada anaknya Ziggy, adalah , "Uang tidak bisa membeli kehidupan." Atau, jika diartikan lebih mendalam dia ingin mengatakan bahwa dia punya banyak uang, tapi itu tidak bisa menyelamatkannya dari kematian.

7. Steve Irwin – “I’m dying.”


Steve Irwin adalah seorang pembawa acara televisi Australia. Ia dikenal karena acara televisinya The Crocodile Hunter (“Sang Pemburu Buaya”), sebuah dokumentasi mengenai hewan-hewan buas yang tidak lazim. Seringkali acara ini dibawakan bersama istrinya Terri Irwin. Ia juga memiliki dan mengelola Australia Zoo di Beerwah, Queensland.

Dia sangat peduli dengan binatang dan ingin melindunginya, sehingga dia mendirikan banyak organisasi, diantaranya Steve Irwin Conservation Foundation. Dia juga meningkatkan kesadaran tentang isu-isu perburuan. Steve Irwin menjalani hidupnya dengan melakukan apa yang ia cintai hingga akhir hayatnya. 

Pada tahun 2006, Steve sedang bekerja di sebuah serial dokumenter Ocean’s Deadliest at Batt Reef (lepas pantai Queensland, Australia). Dia melihat ikan pari dan mendekatinya. Dia mengatakan pada krunya, "Jangan khawatir, mereka biasanya tidak berenang mundur." Namun, ternyata ikan pari itu menusuk Steve hingga ke hatinya, menyebabkan dia mati kehabisan darah. Dilaporkan, kata-kata terakhirnya adalah, "Aku sekarat."

6. Charlie Chaplin – “It belongs to Him.”


Saat ini film-film diisi dengan dialog-dialog cerdas, musik dramatis, makhluk animasi komputer, dan lain-lain yang bertujuan untuk menghibur. Tapi, kita terus saja mengeluh bahwa banyak sekali film yang membosankan! Jadi, pasti ada sesuatu yang sangat istimewa pada aktor film bisu yang mampu membuat kita terhibur menontonnya. 

Hampir tidak ada yang bisa membuat film bisu yang mampu menandingi Charlie Chaplin. Legenda film bisa dengan ciri khasnya memakai topi dan kumis bak sikat gigi yang populer pada awal 1900-an. 

Chaplin berusia 88 tahun ketika ia meninggal karena stroke. Dilaporkan bahwa pada saat dia sekarat keluarga dekatnya dan pendeta berada di samping tempat tidurnya. Sang Pendeta membaca dia ritual dan berkata padanya, "Semoga Tuhan mengampuni jiwamu." Chaplin menjawab, "Mengapa tidak? Semua ini milik-Nya. "

5. Walt Disney – “Kurt Russell.”


Walt Disney adalah nama sebuah taman bermain dan legenda industri film. Dia telah mempersembahkan kepada kita karakter tercinta Mickey Mouse, Bambi, dan Putri Salju dan Tujuh Kurcaci. 

Ia juga telah memberikan kita tempat paling bahagia di bumi (Walt Disney World) dengan segala imajinasinya yang besar dan hebat.

Ada rumor populer yang menyebutkan bahwa Walt Disney menulis nama "Kirt Russell" (salah mengeja Kurt) pada selembar kertas sebelum ia meninggal. Lalu, siapakah Kurt Russell ini?

Ternyata itu adalah nama seorang aktor anak yang baru saja ditndatangani Disney. 

Pada tahun 2009 Kurt Russell muncul di televisi dan menegaskan bahwa Walt menuliskan namanya, tapi ia tidak tahu mengapa. Kemungkinan bahwa Walt memiliki Russell dalam pikiran untuk proyek film mendatang.

4. David Bowie – “(Music) has been my doorway of perception…”


David Bowie adalah seorang penyanyi, penulis lagu, multi-instrumentalist, produser rekaman, arranger, dan mixer dari Inggris yang telah berkarya selama lebih dari empat dekade. Hit pertamanya "Space Oddity" pada tahun 1969, mengajak orang-orang untuk menjalani hidup yang tenang. 

Pada bulan Januari 2016 sang bintang meninggal setelah berjuang melawan kanker hati selama 18 bulan. 

Dilaporkan bahwa dia berjuang untuk berbicara menjelang akhir hidupnya. Dia mengatakan bahwa, "Musik telah memberi saya lebih dari 40 tahun pengalaman yang luar biasa. Saya tidak bisa mengatakan nyerinya hidup atau episode tragis berkurang karenanya. Tetapi musik telah memungkinkan saya meiliki begitu banyak momen persahabatan ketika saya kesepian dan kehebatan komunikasi ketika saya ingin menyentuh orang-orang. Ianya merupakan pintu persepsi bagi saya dam rumah yang saya tinggali."

Itulah kata-kata dari seorang musisi sejati.

3. Michael Jackson – “Please give me some more!”


Michael Jackson adalah legenda musik dunia yang hidupnya berakhir tiba-tiba. Pada tahun 2009, ia meninggal karena mengunsumsi acute propofol (digunakan untuk mengobati insomnia) dan keracunan benzodiazepin (obat penenang). Padahal saat itu dia tengah mempersiapkan kerja besar untuk karier musiknya. 

Ada banyak kontroversi seputar kematiannya. Orang bertanya-tanya apakah dia kecanduan obat-obatan? Apakah dia bunuh diri? Atau siapakah yang patut disalahkan? Dokter pribadinya kah?
Kata-kata terakhir yang disampaikan oleh legenda musik pop ini kepada dokternya, "Saya ingin memiliki beberapa susu. Tolong, tambah lagi!"
Tapi maksudnya bukanlah susu biasa, bukan! Itu sebutan untuk propofol. 

Pada tahun 2011, dokter dihukum empat tahun penjara karena pembunuhan disengaja. Namun dibebaskan setelah dua tahun.


2. Elizabeth Taylor – “All you can do in this world is help others…”


Elizabeth Taylor adalah salah satu aktris terbesar yang pernah ada dan selebriti pertama yang menciptakan wewangian sendiri (tren yang sudah sangat umum di kalangan selebriti saat ini). 

Elizabeth adalah seorang pengguna Twitter yang sangat aktif! Salah satu kalimat dalam tweet terakhirnya adalah, "Kamu adalah dirimu sendiri. Hal harus kamu lakukan di dunia ini adalah membantu orang lain untuk menjadi diri mereka sendiri yang lebih baik bagi orang-orang di sekitar mereka. "

1. Heath Ledger – “I’ll be fine!”


Seluruh dunia terkejut ketika mendengar kabar bahwa Heath Ledger, si pemeran Joker dalam film The Batman Dark Knight meninggal dunia secara tiba-tiba. Tersiar kabar bahwa si aktor meninggal karena overdosis obat-obatan pada Januari 2008. Obat-obatan yang dimaksud adalah semua obat resep, yang biasa digunakan untuk mengobati insomnia, kecemasan, atau nyeri. 


Percakapan terakhir si aktor adalah peringatan tentang pencampuran obat. Kakaknya mengatakan kepadanya, melalui telepon, "Kamu tidak dapat mencampur obat yang kamu tidak ketahui tentangnya." Dia menjawab, "Katie, Katie, aku akan baik-baik saja!"

Kita semua tentu sangat berharap bahwa kata-katanya itu benar adanya. Namun sayangnya, satu-satunya yang baik-baik saja tentang Heath hanyalah perannya yang luar biasa dalam film yang dilakoninya.

No comments :

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

reno test