Breaking News
recent

9 Tips Bermesraan bagi Pengantin Baru di bulan Ramadhan


Di Indonesia, sebulan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, yakni pada bulan Sya'ban, banyak sekali pasangan yang melangsungkan pernikahan. Terutama bagi mereka yang tinggal berjauhan dari orangtua. Dengan alasan biar lebih nyaman memasuki bulan suci Ramadhan. Tak perlu lagi memikirkan membeli makanan tengah malam untuk makan sahur. Karena sudah ada yang memasak di rumah. Jadi, bisa lebih fokus beribadah. 

Padahal, di sisi lain, ini merupakan tantangan yang amat sangat berat. Karena mereka berdua bagaikan kuda yang baru saja lepas dari kandang. Sangat lincah dan penuh vitalitas. Merekapun telah dihalalkan melakukan hal yang selama ini dilarang. Namun, mereka harus mampu menahan sedaya upaya yang mereka miliki. Tetap tidak boleh melakukan hal yang paling mengasyikkan itu di siang hari.

Kecerdasan mengendalikan hasrat dan manajemen waktu mutlak sangat diperlukan. Ibarat makanan yang sudah tersaji di atas meja makan namun tidak boleh disentuh. Kita harus pandai-pandai menahan diri. Begitu kita sentuh maka hukuman beratlah yang kita dapatkan sebagai imbalannya. 

Baca juga : Berkah Ramadhan, Tidurpun Dapat Pahala Berlipat

Nah, agar pengantin baru tidak salah dalam melakukan hal yang halal namun terlarang di siang hari tersebut ada baiknya mengamalkan 9 tips di bawah ini. Hitung-hitung sebagai pengalihan sementara sambil menunggu berbuka dan selesai shalat tarawih. Di simak baik-baik ya Sahabat!


1. Tetap sibukkan diri
Keinginan untuk bermesraan itu biasanya muncul ketika kita sedang tidak ada yang dikerjakan. Oleh karena itu, jangan biarkan ada waktu yang kosong. Teruslah berkegiatan. Misalnya, membaca buku, ke perpustakaan, ke toko buku, atau bersilaturahmi ke rumah teman. Atau kalau sudah lelah, tidurlah.

2. Elakkan kontak pisik
Pengantin baru itu seperti senter dengan baterai baru. Tersentuh sedikit, langsung menyala terang. Supaya senternya tidak menyala di siang hari, ya jangan disentuh. Atau, jaga jarak diri dari senter pada siang hari.

Baca juga : Fenomena Asmara Subuh Ramadhan, dari Olah Raga Sampai Maksiat

3. Lebih banyak fokuskan pikiran pada pekerjaan dan ibadah
Mau THR lebih banyak dan diterima tepat waktu? Makanya kerjakan semua tugas. Jangan sampai ada yang tak selesai pada waktunya. Bisa-bisa THR ditahan sampai habis Idul fitri. Ga mau kan?
Oh ya.. Tadarus udah berapa jus? Masa ga khatam dalam sebulan? Ngaji ngaji ngaji! One day one jus.

4. Aturlah waktu
Jika memang hasrat itu sudah susah dikendalikan, apa boleh buat. Laksanakanlah tugas Anda! Atur waktu yang tepat, yang pasti tidak disiang hari. Hukumannya sangat berat lho!!
Antara waktu berbuka hingga imsak itu ada waktu lebih kurang 10 jam. Sangat panjang bukan. Kalau bisa jangan mengorbankan waktu tarawih ya Bro!

5. Lakukan dengan cepat dan instan
Kalau di luar Ramadhan mungkin Anda biasa menggunakan banyak waktu untuk warming up dan cooling down. Persis seerti yang dianjurkan para pakar. Dan itu bagus.
Tapi, berhubung ini puasa, ya terpaksa harus disesuaikan. Warming up nya alakadarnya aja. Langsung kegiatan inti. Anda pasti tahu lah itu.

Baca juga : Doa Nabi Ibrahim Dikabulkan Allah Setelah 3000 Tahun

6. Buang jauh-jauh rasa bersalah
Perlu dipahami bahwa hubungan mesra itu merupakan fitrah manusia. Jadi, tidak salah jika ingin melakukannya meski pada bulan Ramadhan. Tentu saja dengan catatan dilakukan pada waktu yang tepat dan tidak mengganggu ibadah wajib. Ingat, kegiatan ini juga ibadah lho. Seorang istri yang menolak keinginan suaminya karena khawatir menodai bulan Ramadhan malah salah
besar. Hal ini tentu saja akan berbuah dosa besar pula.
Buang jauh-jauh rasa bersalah itu. Hakikatnya Anda sedang beribadah. 


7. Berhubungan dengan pasangan itu juga ibadah
Ini sama saja dengan poin di atas. Harus ditanam di dalam benak masing-masing bahwa berhubungan dengan istri/suami itu adalah ibadah. Jadi, tunaikanlah dengan baik.

8. Mandi junub sebelum Subuh
Menurut Dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, MARS, untuk menjaga supaya tubuh tetap sehat jangan langsung mandi junub dimalam hari sehabis bermesraan. Karena mandi dimalam hari rentan menyebabkan berbagai penyakit. Mandilah sebelum imsak atau sebelum subuh. 

Baca juga : Rajin Shalat Tapi Rajin Pula Maksiat. Mengapa Bisa Begitu?

9. Saling memahami
Nah, ini yang paling penting. Sikap saling mengerti dan memahami mutlak harus dimiliki masing-masing pihak. Jika salah satu pasangan sedang tidak mood maka pihak yang satunya harus mengerti. Ingat, s3ks itu ibadah, dan sebaik-baiknya ibadah adalah apabila dilakukan dengan hati ikhlas.

Hati-hati ya Sahabat! Jangan main asal sruduk! Ingat, forbiden di siang hari.
Mudah-mudahan Sahabat berdua tenang menjalankan ibadah puasa hingga selesai, amin!
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.