Breaking News
recent

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Alam untuk Mengurai Sampah?



Menurut Kementrian Lingkungan Hidup, Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa menghasilkan 2000 ton sampah perhari, atau setara dengan 73 juta ton per tahun. Sampah sebanyak itu jika tidak dikelola dengan baik, maka beberapa tahun mendatang rakyat Indonesia akan hidup bersama tumpukan sampah.

Sebenarnya, bagi orang kreatif di dunia ini tidak ada yang namanya sampah, yang ada hanyalah sumber daya yang bisa menghasilkan sesuatu yang baru, sesuatu yang berguna, dan yang pasti, mendatangkan penghasilan. Hanya perlu mengolah kembali (recycle) atau menggunakan kembali (re-use).

Baca juga : 10 Kota yang Bersuhu Paling Panas di Indonesia

Sampah, yang kita buang setiap hari terdiri dari 2 jenis, yakni organik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang terdiri dari bahan-bahan tumbuhan dan hewan yang berasal dari alam yang proses penguraiannya memerlukan waktu yang relatif lebih singkat. Misalnya, sayuran, kulit buah, daun, dan daging.

Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang berasal dari sumber daya alam yang diolah menjadi materi baru yang tak terbarui. Misalnya terbuat dari mineral, minyak bumi, atau dari proses industri yang penguraiannya memerlukan waktu sangat lama. Seperti botol kaca, plastik, dan kaleng. Bahkan ada sampah yang tidak dapat diuraikan oleh alam sampai kapanpun, yakni sterofom. 

 

Berapa lama waktu yang dibutuhkan alam untuk mengurai sampah?
 
 Apel, kulit pisang, sayuran = 2 - 5 minggu
Kertas = 2 - 5 bulan
Kotak jus, susu, kardus = 3 - 5 bulan
Puntung rokok = 2-10 tahun
Kantung plastik (kresek) = 10-20 tahun
Kulit sepatu = 25 - 40 tahun
Plastik bungkus detergen dan sejenisnya = 50 - 80 tahun
Plastik = 50 - 100 tahun
Kaleng soft drink alumunium = 80 - 100 tahun
Baterai = 2 juta tahun
Sterofoam tidak dapat diuraikan


Apa jadinya bumi kita ini jika kita terus-terusan membuang sampah tanpa diimbangi dengan melakukan recycle dan re-use. Tentu saja tak berapa lama lagi planet ini menjadi planet sampah. Lihatlah, plastik yang setiap hari kita gunakan, baru bisa hancur setelah 50 sampai 100 tahun. Bahkan yang lebih mengerikan, ternyata strefoam tidak bisa hancur. Waaooww...


Baca juga : Penyebab Permusuhan Antara Anjing dan Kucing

Sayangnya masalah yang sudah sedemikian kritis ini tidak kita tanggapi secara serius. Permasalahan utama kita adalah kesadaran masyarakat untuk membuang, memproses, dan memilah sampah masih sangat rendah. Di sisi lain sistem pengelolaan sampah yang kita miliki masih buruk. Namun, penulis yakin, sebenarnya kita semua sangat berharap hal ini segera berubah. Kita merindukan Indonesia yang bersih dan nyaman. Indonesia yang lebih baik tanpa sampah yang berserakan, tak terolah. Amin, ya Rabbal alamin.
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.