Breaking News
recent

15 Kegiatan Harian Kita yang Merampas Kebahagian


Setiap orang berhak untuk bahagia. Dan, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menjadi orang yang bahagia. Tak peduli apakah dia seorang miskin, jelek, cacat, bisu, tuli, asalkan dia mau, dia bisa bahagia.

Tak harus menunggu kaya kita baru bisa bahagia. Atau, hanya karena segenggam berlian baru bisa merasakan kebahagiaan. Bagi beberapa orang uang sebesar Rp 2000 sudah memberikan kebahagiaan yang berlimpah ruah. Mereka bahkan sampai menahan tetesan air mata karena saking berbahagianya.

Bahagia itu sungguh sangat sederhana sekali. Saking sederhananya kita jadi sering melewatkannya. Hal ini berlangsung terus menerus. Kita selalu saja mengabaikan sesuatu yang membuat kita bahagia hanya karena alasan ingin mencapai goal. No time for me to joy. Kebiasaan ini makin lama makin membentuk karakter kita. Kita dipenjara kebiasaan. Kita jadi seperti robot yang sangat ahli mengerjakan semua tugas-tugas, tapi kita begitu gagal untuk sekedar menjadi orang bahagia. Dan, lebih celaka lagi jika sebenarnya kita membenci pekerjaan yang kita lakukan. Nauzubillah minzalik!
Akhirnya kita menjadi orang yang hanya memiliki aura negatif. Melakukakn kegiatan yang cenderung kearah negatif pula. Maka semakin jauhlah kebahagian itu untuk bisa kita raih.

Di bawah ini penulis akan memaparkan 15 kegiatan yang rutin kita lakukan. Padahal kegiatan-kegiatan ini merampas kebahagian yang seharusnya kita miliki. Simak baik-baik ya Sahabat. Tapi, jangan ditiru!

1. Mengenakan pakaian yang tak nyaman

Apa yang lebih menyiksa dari pada pakaian yang tak nyaman yang kita pakai sepanjang hari? Penderitaan ini seperti tak berujung yang kita rasakan pada hari itu. Hampir seluruh pemikiran kita hanya tertuju pada hal bagaimana caranya kita tetap terlihat nyaman dengan gerak tubuh yang terbatas.

2. Membanding-banding diri dengan orang lain
Rumput tetangga selalu lebih hijau. Tapi bukan berarti rumput kita tidak hijau. Lagipula kita tidak sedang berbicara tentang rumput, kita sedang membicarakan hal yang mencuri kebahagiaan kita. Hehehe..

3. Berusaha menjadi sempurna
No body's perfect! Deal with it! Berusaha untuk selalu menjadi sempurna itu sangat menguras perasaan. Mendingan jadi sendiri aja. Lebih mudah dan lebih menyenangkan.

4. Tidak mengikuti kata hati
Jika ingin traveling, ya traveling. Jika benci bekerja di kantor itu, ya berhenti. Cari tempat kerja yang baru. Jika ingin merasakan suasana berbeda, ya tinggal pindah aja. Cari tetangga baru.

5. Lupa untuk bermimpi
Dalam banyak hal mimpi (baca: cita-cita) inilah yang membuat kita tetap bersemangat dan memiliki aura positif. Persis seperti apa yang dikatakan oleh Alm. KH. Zainuddin MZ, "Orang bisa hidup 9 hari tanpa makan, 3 hari tanpa minum. Tapi, tak ada yang bisa hidup semenitpun tanpa cita-cita."

6. Menghabiskan waktu dengan orang-orang yang tak bahagia

Tak ada yang kita dapatkan dari perkumpulan itu selain dari mendengarkan percakapan yang membuat kita semakin
tak bahagia. Berhentilah berkumpul dengan mereka. Cari perkumpulan yang lebih menantang!

7. Khawatir tentang segala sesuatu
Kompor sudah dimatikan belum ya? Jangan-jangan si dia selingkuh. Memakan ini hanya membuat berat badan saya bertambah. Aduh.. gaji bulan depan pasti di potong karena saya tak mampu mencapai target.
Emang keadaan akan berubah jadi lebih baik, gitu?

8. Iri hati
Tak ada eloknya orang yang iri hati. Bahkan untuk dirinya sendiripun buruk. Orang naik pangkat, dia naik tensi. Orang ganti motor, dia ganti penyakit. Lalu, untungnya di mana?

9. Dihantui perasaan takut kelebihan berat badan
Mau sarapan takut, mau makan siang takut, mau minum jus takut, mau makan kue takut. Ya udah, makan angin aja terus!

10. Terlalu takut gagal
Perasaan takut gagal membuat kita melakukan persiapan yang lebih baik. Dan, Itu bagus! Tetapi terlalu takut gagal akan membuat kita menderita bahkan sebelum gagal itu datang.

11. Terlalu banyak menghabiskan waktu di jalan
Perjalanan bolak-balik dari rumah ke kantor sangat menguras tenaga, waktu, dan perasaan. Apalagi jika selalu terjebak dalam kemacetan yang panjang. Sudah jaraknya jauh, macet pula. Bisa-bisa stress kita!

12. Tidak mau curhat dengan teman-teman
Ada sebuah ungkapan bagus, "Aku tak takut sendirian ketika aku sedih. Yang aku takutkan adalah aku sendirian ketika aku bahagia." Bahkan sesuatu yang seharusnya membuat kita bahagia malah membenamkan kita dalam kesedihan karena tidak ada teman tempat berbagi.

13. Berkencan dengan orang yang salah
Mengapa saya berkencan dengan orang ini? Apakah dia membuat saya bahagia?
Jika Anda tak menemukan satupun alasan yang membuat Anda bahagia maka berhentilah berkencan dengannya. Karena itu hanya akan memperburuk semua hal.

14. Membawa gadget ke tempat tidur
Konsekwensinya, kita akan kurang tidur. Kurang tidur berarti besok mengantuk di tempat kerja. Mood kerja jadi hilang. Pekerjaan jadi amburadul. Dan, kita benci dengan pekerjaan kita yang amburadul.

15. Membenci pekerjaan
Jika kita tak menyukai pekerjaan kita yang sekarang, carilah pekerjaan baru. Ingat, kita menghabiskan hampir 80 persen waktu kita bergelut dengan pekerjaan setiap minggu. Artinya, jika kita menderita di sana, berarti kita menderita hampir sepanjang waktu.
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.