Breaking News
recent

Tips Mampu Berangkat Haji Pada Usia 35 Tahun

Punya uang banyak bukanlah jaminan bahwa kita bisa menunaikan ibadah haji kapanpun kita mau ketika musim haji tiba.

Di Indonesia, sudah menjadi aturan wajib bahwa kita harus menunggu dalam antrian yang sangat panjang. Bisa jadi kita akan menunggu lebih dari 8 tahun, jika kita mendaftar pada jalur regular. Hal ini dikarenakan kecilnya jumlah kuota dibanding dengan ramainya calon jemaah haji yang mendaftar. 


Pada umumnya orang Indonesia pergi menunaikan ibadah haji ketika usia sudah diatas 50 tahun. Memang, hal ini tidaklah buruk. Namun, akan jauh lebih baik jika kita bisa menunaikan ibadah haji ketika masih muda. Karena untuk menunaikan ibadah haji kita pasti membutuhkan stamina yang kuat. Bayangkan, lari bolak-balik safa-marwa, berhadapan dengan cuaca ekstrim, berebut tempat dengan jemaah haji dari negara lain yang lebih muda dan tubuhnya jauh lebih besar, serta stamina untuk menunaikan ibadah-ibadah sunat lain yang mendukung.

Sayangnya kebanyakan diantara kita baru muncul niat untuk melaksanakan ibadah haji ketika umur sudah diatas 45 tahun.

Oleh karena itu, penulis ingin sekali mengajak Sahabat Populer yang muda-muda agar mulailah berpikir atau bahkan mulai berniat untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5 ini sekarang. Jangan menunggu umur diatas kepala 5.

Adapun tips yang harus dijalani agar bisa berhaji pada usia 35 tahun adalah sebagai berikut:

1. Berniat

Ini adalah pondasi paling penting. Jika ada niat, insya Allah Tuhan pasti kasi jalan. Man Jadda Wa Jada, dimana ada kemauan pasti ada jalan. Allahu akbar!!

2. Menabung

Biasanya kita mulai menerima gaji pertama ketika berumur 23 tahun. Gaji yang kita terima pada tahun pertama bolehlah kita pakai untuk sedikit berhura-hura. Misalnya membeli pakaian. Tapi, tahun berikutnya harus sudah mulai menabung, apapun alasannya itu.

3. Mendaftar pada usia 25 atau 26, pada saat Sahabat belum menikah

Biasanya orang Indonesia menikah diatas usia 27 tahun. Sebelum menikah mendaftarlah sebagai calon jemaah haji. Karena, jika Sahabat tunda hingga sampai setelah menikah, maka niat ini biasanya akan terkurung hingga sampai anak-anak Sahabat sudah bisa berdikari. Itu artinya Sahabat sudah berumur di atas 47 tahun. Belum lagi harus menunggu antrian yang panjang.

4. Lakukan pekerjaan sampingan

Di sini penulis tidak menggunakan kata "cari" tapi "lakukan". Karena, kerja sampingan itu pasti ada jika kita mau melakukannya.
Seorang guru besar di Mesir mau jadi sopir taksi agar bisa bersedekah lebih banyak. Karena gaji yang diterima sebagai dosen hanya cukup untuk kebutuhan keluarga.
Nah, kita tiru falsafah hidup dosen itu. Ayo ngojek, dagang, blogging, nulis novel, atau berkebun agar bisa menabung untuk berangkat haji.

5. Ubah pola pikir, sikap, dan perilaku

Sangat banyak yang perlu diubah. Diantaranya, pola pikir hedonis, sikap suka belanja (shopaholic), berucap sembarangan, bertindak yang tidak tepat, dan lain-lain.
Tapi, jika niat Sahabat sudah kuat, penulis yakin, biasanya ini bisa dengan mudah diubah. Insya Allah.

6. Kurangi maksiat, tingkatkan ibadah

Hampir sama dengan poin diatas, tapi poin ini sedikit lebih tinggi.
Setelah habis semua yang buruk-buruk sekarang kita isi dengan yang baik-baik. Misalnya, lebih sering melaksanakan Shalat dhuha dan tahajud, rajin berdoa, rajin membaca Aquran, semakin memuliakan orangtua, dan lain-lain.

7. Lakoni perilaku hidup sehat

Percuma saja kita berangkat haji diusia muda jika sakit-sakitan. Ini malah lebih parah dari orang tua yang sehat. Yuk amalkan joging, meminum banyak air putih dan jus, memakan makanan organik. No smoking at all!

8. Ikuti manasik haji dengan tekun

Ketika sudah dekat mau berangkat jangan malas latihan manasik haji biar nanti ketika pelaksanaannya kita fasih. Hapalkan bacaan-bacaan yang telah ditulis di buku petunjuk.

9. Banyak-banyaklah belajar dengan orang yang berpengalaman

Kita perlu tahu apa saja yang menjadi tantangan dan beban saat pelaksaanaan dan setelah menjadi seorang haji. Agar kita bisa bersiap-siap menghadapinya. Tanyakan juga kesenganan menjadi seorang haji/hajjah aga tambah semangat.

10. Bertawakkallah. 

Setelah semuanya kita laksanakan dengan sebaik-baiknya, maka serahkan semuanya kepada Allah, SWT. Berdoalah banyak-banyak agar dilancarkan jalan menuju Mekah. Di selamatkan berangkat hingga pulang ke tanah air, amin.

Bagi Sahabat yang sudah berniat ingin berangkat menunaikan ibadah haji kami doakan semoga selamat diperjalanan dan pulang menjadi haji yang mabrur, amin ya rabbal alamain.
Labaikallah humma labaik!
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.