Sunday, December 20, 2015

Penyebab Permusuhan Antara Anjing dan Kucing

1 comment :
Kalimat "Seperti anjing dan kucing" sudah menjadi ungkapan yang sangat lumrah dan populer. Anak kecilpun tahu bahwa ungkapan itu berarti permusuhan abadi dan tak pernah akur. Padahal, kalau kita lihat, saat ini sudah banyak anjing dan kucing bisa hidup rukun bersama, saling berbagi, bahkan saling membantu.

Secara natural anjing dan kucing memang tak pernah akur jika tanpa campur tangan manusia yang ikut membantu mendamaikan dan mendekatkan keduanya.

Permusuhan ini sudah berlangsung sangat lama dan turun temurun. Namun, tidak ada kejelasan tentang awal mula penyebab permusuhan ini yang bisa diterima secara autentik.


Di Indonesia ada beberapa mitos yang beredar di masyarakat yang layak untuk kita simak sebagai pelepas dahaga dari rasa penasaran kita tentang fenomena ini. Namun, karena ini hanya mitos, jadi Sahabat boleh-boleh saja untuk tidak percaya. 

Dari sekian banyak mitos itu penulis hanya akan memaparkan 3 mitos saja yang paling menarik. Ayoo Sahabat Populer, kita simak baik-baik apa sebenarnya yang menjadi penyebab permusuhan abadi antara anjing dan kucing sebenarnya.

Versi Sejarah



Ketika banjir besar akan melanda, Nabi Nuh AS memerintahkan semua hewan untuk naik ke atas bahteranya secara berpasang-pasangan.
Begitu besarnya bahtera itu, semua jenis hewan di atas dunia ini bisa naik berpasangan. Mulai dari kutu hingga gajah dan jerapah.

Ketika semua hewan sudah naik Nabi Nuh AS menyampaikan aturan kepada seluruh keluarga, pengikut, dan hewan-hewan agar tidak kawin dengan pasangnya selama berada di atas bahtera. Karena banjir akan berlansung lama. Dikhawatirkan jika binatang itu berkembang biak di atas kapal maka akan membuat bahtera kelebihan muatan dan tenggelam.

Semua makhluk taat pada aturan yang dibuat oleh Nabi Nuh AS itu, kecuali anjing. Si anjing tetap saja kawin dengan pasangannya. Kucing tahu tentang hal itu. Dan dia melaporkannya kepada Nabi Nuh AS. Anjingpun dipanggil oleh Nabi Nuh AS, dan mendapat teguran keras.

Si anjing dendam kepada kucing. Sejak saat itu anjing dan kucing tak pernah akur, selalu saja bermusuhan.

Versi Semi Ilmiah



Sebenarnya penyebab anjing dan kucing bermusuhan hanyalah dikarenakan kesalahanpahaman semata. Anjing senang sekali mengejar sesuatu yang bergerak untuk diajak bermain. Namun bagi kucing, anjing yang mengejar itu merupakan sebuah ancaman. Maka dia pun bersiap-siap menghadapinya. Kucing akan menegakkan ekornya, membungkukkan punggungnya, dan mendengus. Hal ini persis seperti bahasa tubuh anjing yang sedang bersuka cita. Di sinilah letak kesalahpahamannya. 

Gerak tubuh kucing itu seperti sebuah udangan bagi anjing seperti untuk bermain dengannya. Dan dia pun mulai mencolek-colek si kucing yang bertubuh mungil dan menggemaskan itu. Namun, apa yang didapat, si anjing malah dicakar oleh kucing. Karena kesakitan tentu saja anjing marah. Oleh karena itulah setiap anjing ingin mengajak kucing bermain selalu saja terjadi kesalahpahaman, dan akhirnya akan terjadi perkelahian antara keduanya.

Versi Awam




Penyebab permusuhan antara anjing dan kucing adalah karena rasa iri anjing terhadap kucing yang hidupnya lebih menyenangkan dan lebih dimanja oleh tuannya. 

Padahal jika tuannya pergi ke hutan, ke ladang, atau ke laut sekalipun, anjinglah yang menjadi teman sekaligus penjaganya. Tapi, begitu berada di rumah. Anjing hanya boleh tidur di luar rumah, di dalam kandang kecil, memakan makanan sisa tuannya yang lebih banyak tulang daripada daging. Sedangkan kucing yang tak pernah bekerja keras bisa tidur nyenyak di dalam rumah yang hangat. Makanan kucingpun biasanya sama nikmatnya dengan makanan tuannya. Disajikan dalam piring khusus untuk kucing. 

Oleh karena itulah anjing sangat cemburu kepada kucing yang hanya bermalas-malasan seharian di rumah. Anjing selalu mengintai kesempatan untuk melampiaskan kemarahannya kepada kucing. Ketika kesempatan itu ada, maka merekapun akan berkelahi dengan sengit.

Nah... Sahabat Populer, itulah 3 mitos tentang penyebab permusuhan abadi antara anjing dan kucing. Versi mana yang Sahabat percayai? Kalau saya lebih percaya dengan versi kedua; versi semi ilmiah. Karena lebih logis. Apa Sahabat punya versi yang lain?

1 comment :

  1. anjing sama kucing gak pernah akur, setiap saya pelihara kucing sama anjing pasti mereka gak pernah bisa akur. malah kucing peliharaan saya jadi kabur pergi dari rumah gara-gara takut sama anjing peliharaan saya. padahal saya sangat berharap mereka bisa berdamai.

    ReplyDelete

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

reno test