Breaking News
recent

Daripada Update Status I Love U Mom, Lebih Baik Lakukan 11 Hal Ini

Setiap peringatan hari ibu, tanggal 22 Desember, semua sosial media penuh dengan status "I love you Mom. You're my everything. You're the best mom in the world". Lengkap dengan photo-photo yang memamerkan jalinan kemesraan pemilik akun dengan ibunya.  Seolah-olah ingin menunjukkan kepada dunia betapa hangat hubungan yang mereka miliki.

Sebuah rutinintas yang kita lakukan setiap tahun. Sekedar untuk mengikuti trend sambil menunggu like dan komentar. Tak ada nilai ketulusan disitu. Apalagi nilai bakti untuk membahagiakan ibu. Selain hanya untuk pamer semata. 



Padahal, bagi mereka yang ikhlas berbakti tak butuh update status dengan kalimat gombal yang tak bermakna. Mereka lebih senang menunjukkannya dengan perbuatan yang mulia. Bukan hanya sehari dalam setahun, tapi sepanjang hari seumur hidup. Karena, mereka sadar betul bahwa berbakti kepada ibu adalah kewajiban nomor 2 setelah berbakti kepada Tuhan. Ucapkan "ah" saja maka  surga sudah tak pantas untuk dirindukan.

Ada banyak hal yang bisa kita laku untuk berbakti kepada ibu daripada hanya sekedar update status sampah di media sosial. Ketulusan bakti kita itu bisa kita tunjukkan dengan melakukan poin-poin di bawah ini.

1. Menyahutlah ketika dipanggilnya


Bahkan ketika kita mengerjakan shalat sunat kita harus menghentikan shalat kita untuk menjawab panggilan ibu. Karena menjawab panggilan ibu hukumnya wajib.

2. Pijitlah tangan dan kakinya saat dia keletihan

Kita mungkin belum mampu melakukan sesuatu yang besar untuk ibu. Tapi kita bisa selalu memijat tangan dan kakinya yang keletihan itu. Peganglah tangan hangat yang mulai berkeripu itu. Mulailah memijitnya dengan perlahan.

3. Lakukan segera apa yang diperintahkannya 

Taat itu ada 3 cirinya. Lakukan segera, lakukan sungguh-sungguh, dan lakukan dengan senang hati.

4. Di tengah malam yang hening berdoalah untuknya

Tidak diterima doa seorang anak yang di dalam doanya tidak ada permohonan untuk kebaikan orangtuanya.

5. Bantulah pekerjaannya

Jam kerja seorang ibu itu 24 jam sehari. Tak ada hari libur, juga tak ada gaji tetap. Sedapat mungkin bantulah dia meringankan tugas-tugasnya itu.

6. Berlemah-lembutlah. Ucapkan kata-kata mulia kepadanya

Kita tidak hanya dituntut berlaku baik, tapi lebih dari itu, kita dituntut berlaku mulia. Ucapkan "ah" saja maka  surga sudah tak pantas untuk dirindukan.

7. Menunduklah ketika dimarahinya dan dengarkan nasehatnya

Alangkah kurang ajarnya kita jika berani menantang matanya. Menunduklah! Diam dan dengarkan!

8. Rawatlah jika mereka sakit atau telah renta

Ketika kita sakit ibu ikut merasakan sakitnya. Bahkan ibu merasakan sakit yang lebih berat daripada yang kita tanggung. Sekarang, giliran beliau yang sakit. Rawatlah dia dengan segenap kemampuan kita. Teruslah berada disisinya.

9. Jagalah nama baiknya 

Tingkah laku kita adalah refleksi dari pengajaran yang diberikan ibu di rumah. Jangan rusak nama baiknya dengan bertingkah yang tak baik. Jangan kecewakan hatinya.

10. Hiburlah dia

Kesibukan ibu membuat beliau tak sempat menikmati hembusan angin segar atau meluruskan pinggang. Ketika beliau berkeringat sekalah dahinya itu lalu kipaslah pelan-pelan. Mudah-mudahan perlakuan kita yang kecil itu bisa sedikit menghiburnya.

11. Jika mampu berilah hadiah yang cukup mewah

Jika kita memiliki uang lebih tak ada salahnya kita membeli hadiah mahal untuk beliau. Bukan karena momen hari ibu, tapi karena kita ingin membahagiakannya. Pilihlah baju atau jilbab yang kira-kira beliau sukai. Lalu, lihatlah senyumnya itu pada saat kita memberikannya. Apa yang lebih indah di dunia ini daripada senyum itu?

Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghiro! Amin..
Muhammad Junaidi

Muhammad Junaidi

No comments:

Post a Comment

Pengunjung yang baik tidak akan meletakkan link hidup di kolom komentar!
Please dont put your link in comment box.

Powered by Blogger.